Menghapus Data Post dan Page Revisions dalam WordPress

Jika anda adalah salah seorang pengguna WordPress yang aktif, tentu cara menghapus data post dan page revisions dalam WordPress adalah sesuatu hal yang mudah.

Berbeda dengan yang masih baru atau newbie. Mereka biasanya kurang memahami apa itu data post dan page revisions. Ketika kita membuat berita atau artikel, biasanya diperlukan beberapa kali pengubahan untuk mendapatkan tulisan yang sempurna bukan.

Hal ini menyebabkan terdapat beberapa revisi dari tulisan anda tersimpan dalam database. Namun yang terpublish tetaplah tulisan yang paling baru.

Di dalam WordPress terdapat fasilitas autosave yang akan secara otomatis revisi yang anda lakukan setiap 60 detik. Jadi bila anda melakukan misalnya tiga kali revisi, maka akan terdapat tiga versi tulisan yang tersimpan.

Menghapus Data Post dan Page Revisions dalam WordPress

Dan ini justru akan membuat kapasitas web hosting anda menjadi penuh. Sehingga anda perlu menghapus data post dan page revisions dalam WordPress untuk menghindarinya.

Cara untuk menghapus data post dan page revisions dalam WordPress adalah sebagai berikut:

  1. Buka cPanel dan klik phpMyAdmin
  2. Pilih database yang sesuai dengan website anda
  3. Klik menu SQL dan masukkan perintah berikut:

DELETE FROM wp_posts WHERE post_type = “revision”;

  1. Anda bisa menyesuaikan perintah di atas dengan kebutuhan anda, misal revisi mana yang akan dihapus dan sebagainya

Setelah memasukkan perintah tersebut, maka file-file revisi yang sudah tidak berguna akan terhapus. Sehingga web hosting anda aman alias tidak akan kepenuhan.

Anda dapat menjadwalkan kegiatan menghapus data post dan page revisions dalam WordPress ini agar kegiatan tulis menulis anda tetap aman.

Semakin sering anda melakukan revisi pada berita atau artikel yang anda buat, maka seharusnya semakin sering pula anda menghapus post dan page revisions tersebut.

Anda juga bisa mengatur interval autosave yang dilakukan wordpress sesuka hati anda dengan perintah misalnya define(‘AUTOSAVE_INTERVAL’, 300).

Disini maksudnya angka 300 adalah berapa detik yang dibutuhkan WordPress untuk melakukan penyimpanan secara otomatis. Waktu yang paling baik digunakan adalah yang tidak terlalu lama ataupun terlalu cepat.

macmakeup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas