Info Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek

Tahukah Anda tentang Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek? Anggrek adalah salah satu tanaman hias yang banyak di tanam pada pekarangan rumah karena memiliki bunga yang indah.

Tanaman ini memiliki beragam jenis. Setiap jenisnya tersebar luar di daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar.

Kebanyakan anggota suku orchidaceae tumbuh secara epifit atau tanaman yang tumbuh dengan cara menumpang pada tanaman lain.

Adapun beberapa jenis air anggrek yang dibedakan berdasarkan tempat tumbuhnya, yaitu sebagai berikut :

  • Anggrek Epifit

Tanaman Anggrek yang tumbuh dengan cara menumpang pada tanaman lain tanpa merugikan tanaman inangnya.

  • Anggrek Terestial

Tanaman Anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung.

  • Anggrek Saprofit

Tanaman anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau dedaunan kering. Anggrek jenis ini hanya membutuhkan sedikit cahaya matahari sebab tidak memiliki klorofil serta daun.

  • Anggrek Litofit

Tanaman anggrek yang tumbuh pada batu-batuan atau tanah berbatu. Jenis ini memiliki ketahanan terhadap sinar matahari penuh.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat tinggi. Diketahui , ada sekitar 6000 spesies tanaman anggrek dan 29 diantaranya adalah jenis anggrek langka yang dilindungi oleh hukum. sementara di Negara Singapura dan Thailand, bunga anggrek merupakan bunga nasional di daerah tersebut.

Selain itu, tanaman anggrek atau bunga anggrek sering dijadikan sebagai simbol cinta, kemewahan dan keindahan selama berabad-abad.

Adapun Bangsa Yunani menjadikan bunga anggrek sebagai simbol kejantanan, sementara Bangsa Tiongkok pada zaman dahulu percaya bahwa bunga anggrek mengeluarkan bunga harum dari tubuh Kaisar Tiongkok

Pada pertengahan zaman, tanaman anggrek memiliki peran penting dalam pengembangan teknik pengobatan menggunakan tumbuhan atau pengobatan herbal.

Baca Juga : Cara Budidaya Anggrek

Klasifikasi Tanaman Anggrek

Setelah mengetahui sejarah singkat serta pemanfaatan tanaman anggrek, berikut ini adalah klasifikasi tanaman anggrek

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Sub Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Sub Kelas : lilideae
  • Ordo : Orchidales
  • Famili : Orchidaceae

Morfologi Tanaman anggrek

Setelah mengetahui klasifikasi tanaman bunga anggerik, berikut ini adalah morfologi tanaman anggrek. Tanaman ini memiliki struktur morfologi yang terdiri dari bunga, daun, batang, akar dan biji diantara yaitu :

Bunga

keragaman warna dan bentuk bunga yang bervariasi merupakan salah satu ciri  yang dimiliki oleh tanaman anggrek. Namun pada umumnya bunga pada tanaman ini memiliki struktur yang sama.

Tersusun majemuk dan terdiri dari kelopak ( sepal ), petal, lidah ( labelum ), mahkota, , bakal buah yang dibentuk dengan menyatukan putik dengan benang sari. Helai-helai kelopak bunga ini lebih mirip dengan makhkota bunga.

Buah

Tanaman Anggrek memiliki buah dengan bentuk yang kecil dan terdapat banyak biji di dalamnnya dengan tekstur yang lembut dan halus. buah pada tanaman bunga anggrek ini berbeda-beda tergantung dengan jenisnya, bunga anggrek lentera atau capsuar memiliki enam buah rusuk.

Tiga diantaranya merupakan rusuk sejati dan tiga lainnya melekat pada dua tepi daun buah yang berlainan.

Daun

Tanaman anggrek memiliki daun yang  berwarna hijau tua dengan bentuk membesar dan meruncing keatas serta dialpisi lilin (kutikula). kutikula tersebut memiliki fungsi untuk menjauhkan bunga dari hama serta penyakit.

Terdapat beberapa tipe daun berdasarkan jenis dan varietesnya diantara :

  • evergreen atau daun segar dan hijau selalu : tidak memiliki keserentakan dalam gugur daun.
  • decides atau daun gugur : memiliki keserentakan dalam gugur, untuk memunculkan bakal bunga dan biji.

Batang

Tanaman bunga anggrek memiliki Batang yang tebal dan mengembung. Berfungsi untuk penyimpan cadangan makanan dan air untuk menghindari kekeringan pada tanaman. Pertumbuhan atau percabangan batang tanaman ini memiliki dua tipe, yaitu:

  • Percabangan Monopodial

Memiliki satu batang dan titik tumbuh, panjang batang dapat terus tumbuh dengan batas yang tidak ditentukan. Memiliki bentuk batang ramping dan berumbi serta banyak yang memperkembangbiakannya dengan cara stek batang.

  • Percabangan Simpodial

Pada jenis jenis ini, tanaman memiliki batang bersifat berumbi semu dan memiliki ruas – ruas tahunan. Batangnya memiliki pertumbuhan yang terbatas, dan terdapat rizhome serta perkembangbiakannnya dengan cara keiki, stek dan biji.

Akar

Tanaman anggrek memiliki akar yang berbentuk silindris dengan daging lunak, serta mudah patah. Bagian ujung akar dari bunga ini berbentuk meruncing licin dan sedikit lengket.

Dalam kondisi yang kering akar tanaman ini akan berwarna putih abu – abu pada bagian luar tetapi  ujung akar akan berwarna berbeda yakni  berwarna kehijau – hijuan atau keungguan.

Jika tanaman anggrek sudah menua maka akar akan terlihat coklat dan kering. Fungsi dari akar tanaman ini yaitu mengantarkan zat hara keseluruh bagian tanaman anggrek, serta untuk digunakan menempel pada tumbuhan lainnya.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Belimbing Wuluh

macmakeup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas